WORLDNETTIME.COM - Berhentilah mengejar sampai kehilangan diri sendiri. Jagalah hati. Sebab ketika hati tetap jernih, seseorang tidak hanya siap menerima apa yang diinginkannya.
Ia juga siap menerima kenyataan jika kehidupan ternyata memberikan sesuatu yang jauh berbeda.
Aku tidak memaksa takdir.
Aku menjaga hati.
Dan mungkin, di situlah bentuk kedewasaan yang paling sunyi sekaligus paling kuat: tetap berharap tanpa menuntut kehidupan harus mengikuti keinginan kita.
Datang dengan Cara Allah Tidak Pernah Salah Alamat
Ada fase dalam kehidupan ketika seseorang akhirnya berhenti mengejar sesuatu yang selama ini begitu diinginkannya.
Bukan karena kehilangan harapan. Bukan pula karena menyerah pada keadaan.
Melainkan karena muncul kesadaran sederhana: tidak semua yang kita inginkan harus dipaksakan untuk menjadi milik kita.
“Aku tidak memaksa takdir. Aku menjaga hati.”
Kalimat tersebut terdengar sederhana, tetapi menyimpan persoalan psikologis yang cukup dalam. Manusia pada dasarnya ingin memiliki kepastian. Ketika sebuah hubungan, pekerjaan, impian, atau doa belum mendapatkan jawaban, ketidakpastian dapat melahirkan kecemasan, kekecewaan bahkan dorongan untuk mengendalikan keadaan.

0 Komentar